5 Hal Agar Bisnis Tetap Eksis Dan Bertahan Lama

Seberapa besarpun anda mempersiapkan serta merencanakan segalanya, tetap saja ada kemungkinan besar semauanya tidak akan berjalan sesuai rencana. Kesempatan anda untuk menjalankan bisnis bisa membawa resiko lebih banyak daripada pekerjaan anda di kantor yang hanya menjadi seoarang karyawan. Tidak ada gaji dan penghasilan tetap, tapi anda harus menemukan pelanggan. Pengusaha yang sukses pasti memperlihatkan tekad yang sangat bulat, serta terkadang mereka membutuhkan hal untuk tetap bersikeras dengan satu ide yang memang telah dipercayainya berhasil.

Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif “berorientasi pada kemajuan”. Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya. Pilihlah ardour Anda, baik di bidang teknologi, style ataupun kuliner sehingga bisa mendalami bisnis yang Anda mulai. Contohnya, jika Anda menyukai kopi dan memiliki pengetahuan lebih, kenapa tidak mencoba untuk memulai bisnis kedai kopi sendiri.

Memberi peluang dan kebebasan untuk mengendalikan nasib sendiri memiliki usaha sendiri akan memberikan kebebasan dan peluang bagi pebisnis untuk mencapai tujuan hidupnya. Pebisnis akan mencoba memenangkan hidup mereka dan memungkinkan mereka untuk memanfaatkan bisnisnya guna untuk untuk mewujudkan cita-citanya. Mengkombinasikan faktor-faktor produksi secara umum dengan mengkombinasikan faktor faktor diatas kita bisa meningkatkan sumber daya manusia. Jadi, berusahalah untuk tidak berpikiran negatif dan menyalahkan orang lain atas kesalahan dan kegagalan yang kita hadapi sekarang. Percayalah bahwa setiap keputusan dan pilihan yang kita ambil adalah sesuatu hal yang penting. Sayangnya, tidak semua orang memiliki sikap tanggung jawab loh, rekan-rekan.

Butuh proses yang tidaklah instan untuk menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur, bisa jadi waktunya cukup panjang. Banyak hal baru yang bisa jadi tidak diduga sebelumnya, yang muncul ketika kita terjun langsung ke dalam dunia bisnis. Ya, bisnis memang penuh resiko, kalau kita tidak pintar, jangan berbisnis, bisa-bisa bukan “Untung” tetapi “Buntung”. Hal inilah yang membuat sebagian besar orang akhirnya tidak berani mengambil resiko untuk meraih kesuksesannya dengan berbisnis. Dunia kini juga dihadapkan dengan perang yang dilakukan oleh pihak ketiga tanpa keterlibatan langsung pihak yang berkepentingan atau disebut Proxy War.

Dirinya tak keberatan apabila bangsa Palestina di sana ingin menjalankan pemerintahan sendiri, memiliki lagu kebangsaan dan bendera, mengelola pajak atau pemilu—asalkan tidak menuntut kemerdekaan atau berdirinya negara sendiri. Pembahasan terkait kebijakan agama tampak ditangguhkan terlebih dahulu, termasuk isu Israel-Palestina, yang dikhawatirkan menimbulkan perpecahan di parlemen. “Bekerja dari rumah sedang dalam perjalanan untuk menjadi simbol status bagi para pemenang dunia kerja yang baru,” kata Pfnür menyimpulkan. Terkait dengan pemikiran diatas, tidak mengherankan manakala H.A.R. Tillar mengatakan, bahwa krisis yang dialami Bangsa Indonesia ini merupakan refleksi dari krisis pada dunia pendidikan Nasional. Berbagai drawback kebangsaan dewasa ini sesungguhnya menjadi cerminan bahwa dunia pendidikan nasional sedang dalam berada dalam kondisi penuh masalah. Anggapan pemerintah yang seperti itu tidak salah, kalau kita mengatakan bahwa paham kapitalisme sudah merasuk ke dalam sistem pendidikan di negara kita ini.

Sikap yang seharusnya kita miliki sebagai seorang pengusaha

Seseorang dikatakan Realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta/realita sebagai landasan berpikir yang rasionil dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan/perbuatannya. Masyarakat mungkin bersikap melawan dalam suatu situasi karena mereka tidak mengerti apa yang sedang terjadi, atau mengapa hal tersebut terjadi. Itulah hadiah yang diberikan bukan untuk hakim dan pejabat semisal hadiah seorang teman untuk temannya. Seorang hakim atau pejabat negara tidak boleh menerima hadiah jenis pertama ini dari orang lain.

Kehidupan bekerja jutaan orang Jerman tampaknya akan menjadi lebih fleksibel setelah pandemi virus corona. Perusahaan besar, terutama, mengungkapkan bahwa mereka akan terus bergantung pada fenomena bekerja dari rumah alias WFH, yang telah dimulai sejak Maret 2020. Korsel mengizinkan pertemuan pribadi hingga enam orang dari sebelumnya four orang. Sementara kelompok miskin menjadi kelompok termaginalkan yang hanya menjadi penonton.

Belum lagi kenikmatan lain yang bisa diperoleh dari bisnis pribadi. Sebelum terjun ke dunia bisnis, yuk cek apakah kamu memiliki 10 karakter untuk jadi entrepreneur sukses ini. Sikap psychological yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan yang pertama adalah kecerdasan emosional. Seorang pengusaha dituntut tidak hanya pandai saja, akan tetapi juga mampu mengelola emosi mereka dengan baik. Ketahui dulu nilai apa yang dimiliki oleh produk maupun jasa yang kamu miliki, apakah mereka memberi solusi atas masalah yang dimiliki pasar? Dengan begitu, kamu akan lebih mudah mengetahui pasar untuk menjual produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Cara seperti ini akan lebih memungkinkan seseorang untuk mempertahankan motivasi dalam mencapai sebuah tujuan. Apabila selama ini kamu selalu berfokus pada hasil saja, sebaiknya mulai saat ini kamu harus mulai berfokus pada proses untuk mencapai hasil di masa depan. Banyak sekali orang yang telah sukses saat ini ternyata telah mengerjakan banyak hal di berbagai bidang sebelumnya. Perkembangan dunia bisnis begitu pesat, jadi sudah menjadi keharusan bagi pelaku bisnis untuk mampu beradaptasi dengan cepat. Karena disiplin merupakan karakter umum yang dimiliki oleh mereka yang sukses. Dengan berpikir kritis dan terus berpikir positif, bisnis yang kamu dirikan bisa semakin berkembang dan bergerak maju.